Sistem pendingin industri adalah salah satu perangkat yang paling umum digunakan dalam aplikasi industri dan laboratorium. Tetapi seberapa banyak yang Anda ketahui tentangnya? Hari ini, kita akan membahas dasar-dasar sistem pendingin industri.
Sistem pendingin industri adalah salah satu perangkat yang paling umum digunakan dalam aplikasi industri dan laboratorium. Tetapi seberapa banyak yang Anda ketahui tentangnya? Hari ini, kita akan membahas dasar-dasar sistem pendingin industri.
Sistem pendingin industri adalah salah satu perangkat yang paling umum digunakan dalam aplikasi industri dan laboratorium. Tetapi seberapa banyak yang Anda ketahui tentangnya? Hari ini, kita akan membahas dasar-dasar sistem pendingin industri.
1. Apa sebenarnya sistem pendingin industri itu?
Nah, yang dimaksud dengan chiller adalah perangkat pendingin yang diaplikasikan pada mesin penghasil panas dan memberikan suhu konstan. Secara umum, sistem chiller industri dapat dibagi menjadi unit berpendingin udara dan unit berpendingin air. Pengguna dapat memilih yang ideal berdasarkan kebutuhan aktual.
2. Bagaimana cara kerja chiller sirkulasi ulang industri ?
Chiller sirkulasi industri menggunakan teknologi pendinginan kompresor dan menggunakan refrigeran sebagai media dalam proses pendinginan. Chiller ini juga dilengkapi dengan kontrol listrik dan sirkulasi air. Kompresor, katup ekspansi/kapiler, evaporator, kondensor, reservoir, dan komponen lainnya membentuk chiller sirkulasi industri.
Prinsip kerjanya adalah sistem pendingin chiller mendinginkan air, dan pompa air mengalirkan air pendingin bersuhu rendah ke peralatan yang perlu didinginkan. Kemudian air pendingin akan menyerap panas, memanas, dan kembali ke chiller, lalu didinginkan kembali dan dialirkan kembali ke peralatan. Dalam sistem pendingin chiller, refrigeran di koil evaporator menyerap panas dari air yang kembali dan menguap menjadi uap. Kompresor terus menerus mengekstrak uap yang dihasilkan dari evaporator dan memampatkannya.
Uap bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi yang terkompresi dikirim ke kondensor dan kemudian akan melepaskan panas (panas yang diekstraksi oleh kipas) dan mengembun menjadi cairan bertekanan tinggi. Setelah dikurangi tekanannya oleh alat pengatur aliran, cairan tersebut memasuki evaporator untuk diuapkan, menyerap panas air, dan seluruh proses bersirkulasi secara konstan.
3. Komponen
Pendingin air industri terdiri dari kompresor, kondensor, reservoir, evaporator, perangkat pengatur aliran, perangkat pengontrol, dll. Di antara semua komponen ini, kompresor adalah bagian terpenting dan kunci dalam sirkulasi pendinginan seluruh sistem pendingin. Perawatan rutin disarankan setelah sistem beroperasi.
S&A adalah produsen pendingin air industri terkemuka dan memiliki pengalaman selama 20 tahun. Mulai dari desain hingga manufaktur, setiap proses mencerminkan pemahaman kami tentang kebutuhan pelanggan. Sistem pendingin industri kami telah dipasang di lebih dari 50 negara di dunia dan kami mendirikan titik layanan aktif di Rusia, Inggris, Polandia, Meksiko, Australia, Singapura, India, Korea, dan Taiwan untuk membantu pengguna kami dengan lebih efisien.
Temukan model-model sistem chiller industri di https://www.teyuchiller.com/industrial-process-chiller_c4
Kami siap membantu Anda saat Anda membutuhkan kami.
Silakan lengkapi formulir untuk menghubungi kami, dan kami akan dengan senang hati membantu Anda.